Kodam XXIII Palaka Wira Bentuk Satgas Penyuluhan Cegah Karhutla di Sulteng-Sulbar

Palu (deadlinews.com) – Komando Daerah Militer (Kodam) XXIII/Palaka Wira membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai bagian dari upaya meningkatkan pencegahan kebakaran di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Satgas tersebut akan memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat mengenai pencegahan karhutla, sekaligus mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira Mayor Jenderal TNI J. Binsar P. Sianipar mengatakan pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya mengandalkan aparat.

“Pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat,” kata Pangdam di Palu, Jumat.

Menurut Pangdam, penyuluhan menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla. Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran.

Ia menekankan agar pelaksanaan penyuluhan dilakukan secara terencana, berkesinambungan, serta menyentuh langsung masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki potensi terjadinya karhutla.

Guna memastikan kesiapan pelaksanaan program tersebut, Pangdam memimpin rapat bersama para komandan satuan, termasuk Komandan Kodim dan Komandan Batalyon di jajaran Kodam XXIII/Palaka Wira.

Rapat tersebut membahas persiapan tim sosialisasi karhutla di tingkat Korem dan Kodim. Tim nantinya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait penanganan karhutla, serta media massa dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan.

Selain unsur kewilayahan, satuan tempur dan satuan bantuan tempur juga akan dilibatkan untuk mendukung kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Melalui program penyuluhan yang terencana dan berkesinambungan, Kodam XXIII/Palaka Wira menargetkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mencegah karhutla bisa meningkat,” ujarnya.

Program tersebut juga diarahkan untuk mengurangi praktik pembakaran hutan dan lahan serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam melakukan pencegahan. Masyarakat juga diharapkan mampu melakukan pelaporan secara dini apabila menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran.

Pangdam menegaskan Kodam XXIII/Palaka Wira akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, aparat keamanan, serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

“Dengan demikian, potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga,” imbuh Pangdam.* FRE