Pemprov Sulawesi Tengah Rilis Logo HUT ke-62, Ajak Masyarakat Meriahkan Perayaan

Palu (deadlinews.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tengah semakin dekat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah secara resmi merilis logo HUT ke-62 yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat sebagai bagian dari rangkaian perayaan.

Logo tersebut dirancang dengan pendekatan visual yang sederhana, tegas, dan mudah dikenali. Desainnya menghadirkan kesan akrab sehingga dapat dengan cepat terbaca di ruang publik yang dinamis.

Pada peringatan tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengusung tema “Bersatu Dalam Nawa Cita Berani, Menuju Sulteng Nambaso.” Tema tersebut mencerminkan semangat kolektif masyarakat dalam membangun daerah sekaligus mendorong langkah progresif menuju pelayanan publik yang lebih baik.

Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat, instansi, serta pemangku kepentingan untuk turut memeriahkan HUT ke-62 dengan menggunakan logo resmi sesuai pedoman yang telah ditetapkan. Logo beserta pedoman identitas visual dapat diunduh melalui tautan yang telah disediakan.

Momentum HUT ke-62 ini tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang refleksi atas perjalanan panjang Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, peringatan ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi melalui berbagai aktivitas publik yang melibatkan masyarakat secara luas.

Identitas visual yang dihadirkan dalam peringatan tahun ini mengusung dua kata kunci utama, yakni “Bersatu” dan “Berani.” Keduanya dimaknai sebagai landasan dalam bekerja dan melangkah, sekaligus energi untuk menghadapi tantangan ke depan.

Secara filosofis, logo HUT ke-62 merangkum tiga elemen utama, yaitu keterhubungan, arah bersama, dan kesejahteraan berkelanjutan. Ketiga elemen ini merepresentasikan perjalanan daerah yang terus berkembang melalui kebersamaan masyarakatnya.

Dalam tema yang diusung, “Bersatu Dalam Nawa Cita Berani” menggambarkan arah pembangunan yang lahir dari kerja kolektif berbagai lapisan masyarakat. Sementara itu, “Menuju Sulteng Nambaso” menandai semangat untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, terbuka, dan partisipatif.

Makna persatuan tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sulawesi Tengah melalui praktik gotong royong dan kepedulian sosial. Di sisi lain, keberanian menjadi dorongan untuk terus berinovasi, membuka ruang partisipasi publik, serta meningkatkan kualitas pelayanan.

Dari sisi visual, logo HUT ke-62 terinspirasi dari arsip budaya Sulawesi Tengah. Beberapa ragam hias seperti bentuk belah ketupat, bintang delapan jari, dan kepala kerbau diolah menjadi bahasa visual yang relevan dengan konteks masa kini.

Ketiga unsur tersebut melambangkan keterhubungan, arah, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat. Garis-garis yang saling terhubung menggambarkan kebersamaan, sementara lekuk yang dinamis mencerminkan keberanian untuk melangkah maju.

Dalam komposisinya, angka 62 tampil sebagai bentuk utama yang sederhana namun sarat makna. Angka tersebut menjadi simbol perjalanan panjang Sulawesi Tengah yang dibangun dari keberagaman yang terus dirawat.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap semangat persatuan dan keberanian dapat terus terjaga, sekaligus menjadi penggerak menuju masa depan daerah yang lebih maju dan sejahtera.* FRE