Petani di Lutra Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap Rumah Tetangga

Esra (deadlinews.com)-Luwu Utara- Seorang petani bernama Amiruddin (50), warga Dusun Minang Tallu, Desa Bone Subur, Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah milik tetangganya, Kamis (23/7-2026).

Korban diduga tersengat listrik ketika mengangkat lembaran seng yang kemudian tidak sengaja menyentuh kabel listrik di sekitar lokasi. Akibatnya, korban langsung terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, AKP Kadek Andi Pradnyadana, mengatakan hasil penyelidikan sementara memastikan peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja.

“Korban bersama seorang saksi sedang memasang atap seng. Saat korban mengangkat lembaran seng, material tersebut tidak sengaja menyentuh kabel listrik sehingga korban langsung tersengat aliran listrik,” ujar AKP Kadek Andi Pradnyadana, Jumat (24/7-2026).

Mendengar teriakan korban, pemilik rumah, Legimen (41), segera berlari menuju lokasi. Saat tiba, korban sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sabbang Selatan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Menerima laporan kejadian tersebut, personel Inafis Satreskrim Polres Luwu Utara bersama piket Reskrim dan personel Polsek Sabbang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Tim Inafis yang dipimpin Aiptu Meiwan selanjutnya melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah di rumah duka.

“Hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh pihak keluarga,” jelas AKP Kadek.

Polisi memastikan insiden tersebut murni merupakan kecelakaan kerja. Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati saat bekerja di sekitar jaringan listrik, terutama ketika menggunakan material berbahan logam seperti seng.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah Amiruddin akan dimakamkan pada Jumat (24/7-2026) di Tempat Pemakaman Umum Desa Bone Subur, Kecamatan Sabbang Selatan. ***