PALU (DEADLINEWS.COM) – Muhammad Fathur Razaq resmi dilantik sebagai Ketua Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Palu periode 2025–2028. Prosesi pelantikan berlangsung di Sriti Convention Hall Palu, Sabtu (4/4), dan dilakukan oleh Ketua Umum HDCI Pusat Ahmad Sahroni yang diwakili Sekretaris Jenderal Husdi Karyono.
Dalam sambutannya, Fathur Razaq memaparkan perjalanan organisasinya di dunia otomotif sebelum dipercaya memimpin HDCI Palu. Ia mengawali kiprah sebagai anggota HDCI di Makassar, kemudian aktif di Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) hingga menjabat Sekretaris Jenderal IMBI Sulawesi Selatan.
“Bayangkan, saya anak Morowali bisa menjadi Sekjen di Sulawesi Selatan. Itu menjadi salah satu perjalanan yang sangat berarti bagi saya,” ujarnya.
Fathur juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus pusat serta seluruh pihak yang hadir dalam pelantikan tersebut. Ia menegaskan bahwa kemajuan organisasi tidak terlepas dari kerja sama yang solid antaranggota.
Ia turut mengakui kontribusi berbagai pihak, mulai dari pengurus, pembina, hingga komunitas otomotif yang selama ini berperan dalam pengembangan HDCI, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Menurutnya, kehadiran HDCI di Palu tidak hanya sebagai wadah komunitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta mendorong kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“HDCI hadir bukan hanya sebagai komunitas, tetapi juga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh anggota untuk menjaga solidaritas sekaligus membangun citra positif komunitas otomotif di Sulawesi Tengah.
Sementara itu, Sekjen HDCI Pusat Husdi Karyono menilai pelantikan HDCI Palu sebagai salah satu yang paling meriah dibandingkan daerah lain. Ia mengungkapkan bahwa jumlah anggota HDCI secara nasional kini mendekati 5.000 orang, menjadikannya salah satu komunitas motor berbasis merek terbesar di Indonesia.
“Semakin besar organisasi, semakin besar pula tanggung jawabnya. Kita harus memastikan kehadiran HDCI memberi dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Husdi juga menekankan pentingnya peran komunitas dalam kegiatan sosial serta keselamatan berkendara. Menurutnya, ukuran keberhasilan organisasi tidak hanya pada aktivitas touring, tetapi juga pada kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Kalau hanya berkendara tanpa memberi manfaat, itu belum bisa disebut hebat. Hebat itu ketika kita bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Selain itu, ia mendorong seluruh anggota untuk menjunjung tinggi prinsip keselamatan berkendara serta mengikuti sistem pelatihan yang telah ditetapkan organisasi.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi HDCI Palu untuk terus berkembang sebagai komunitas yang solid, berdaya, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat di Sulawesi Tengah.* FRE
