Pimpin Upacara HUT ke-12 Morowali Utara, Gubernur Ajak Perkuat Sinergi Menuju Daerah Maju dan Berkelanjutan

Morowali Utara (deadlinews.com) – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-12 Kabupaten Morowali Utara berlangsung khidmat di Lapangan Kantor Bupati Morowali Utara, Kamis (23/10).

Mengusung tema “Bersatu Dalam Harmoni”, perayaan tersebut menjadi momen refleksi atas berbagai capaian pembangunan sekaligus penguatan komitmen untuk memperkokoh kolaborasi menuju kemajuan daerah yang berkelanjutan.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bertindak sebagai inspektur upacara, sementara Yanberkat Harami dipercaya memimpin jalannya upacara sebagai komandan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Tengah, Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Ketua TP PKK Provinsi Sulteng Sry Nirwanti Bahasoan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XXIII/Palaka Wira Dewi Binsar Sianipar, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulteng Syarifuddin Hafid, serta jajaran Forkopimda, para bupati se-Sulawesi Tengah, dan unsur TNI/Polri.

Dalam amanatnya, Gubernur menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas pesatnya kemajuan yang telah dicapai Kabupaten Morowali Utara dalam usianya yang ke-12 tahun.

“Saya bahagia melihat Morowali Utara terus tumbuh dan rakyatnya semakin sejahtera,” ujarnya.

Ia memaparkan sejumlah capaian positif dalam pembangunan daerah. Pada 2024, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Morowali Utara mencapai 71,64 persen, meningkat 0,90 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menunjukkan adanya peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dalam aspek pendidikan, kesehatan, maupun daya beli.

Dari sisi ekonomi, Morowali Utara mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 27,30 persen pada 2023 dan mampu bertahan di angka 14,03 persen pada 2024. Sementara tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 12,85 persen pada 2023 menjadi 11,95 persen pada 2024, dan kembali turun menjadi 10,38 persen pada 2025.

Pada sektor ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tahun 2024 tercatat sebesar 2,38 persen, menunjukkan perbaikan kondisi dibanding tahun sebelumnya.

“Tren pembangunan manusia dan penurunan kemiskinan terus bergerak positif. Namun, pertumbuhan ekonomi yang cepat harus disertai pemerataan dan keberlanjutan,” tegasnya.

Gubernur juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan terus memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten melalui Program 9 BERANI, yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

“Ke depan, kami bersama para bupati akan memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan. Laut tidak boleh lagi kuning, sungai-sungai tidak boleh lagi kuning,” ujar Gubernur mengingatkan, sembari mendorong penerapan industri hijau dan pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Ia turut memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Morowali Utara atas pelaksanaan program Rp 1 miliar untuk satu desa, yang dinilainya efektif dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui berbagai proyek infrastruktur strategis, antara lain pembangunan jalan Beteleme–Nuha (skema multi years), jalan Tomata–Papetomata, dan jalan Gandaganda–Towi, yang telah dialokasikan dalam APBD Provinsi.

Sementara pembangunan jalan Tamainusi–Baturube dijadwalkan masuk dalam program tahun 2026.

“Saya juga sudah berkomunikasi langsung dengan Dirjen dan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) untuk memprioritaskan perbaikan jalan negara di wilayah penghasil pajak di ruas Tompira–Bungku,” ungkapnya.

Menutup amanatnya, Gubernur Anwar Hafid mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-12 Morowali Utara sebagai momentum memperkuat sinergi dan kebersamaan.

“Dengan sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, DPRD, swasta, dan masyarakat, saya yakin Morowali Utara akan melompat lebih tinggi menjadi kabupaten yang maju, mandiri, sejahtera, dan berbudaya,” pungkasnya.*

FRE