Luwu Utara (deadlinews.com) – Staf Khusus Bupati Luwu Utara, Pdt. Surianto Musa, menyatakan dukungannya terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dengan menghadiri langsung aksi damai masyarakat Luwu Raya yang digelar di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (23/1).
Kehadiran Pdt. Surianto Musa di tengah ribuan peserta aksi menjadi simbol dukungan moral dari pemerintah daerah terhadap aspirasi masyarakat yang telah lama memperjuangkan pemekaran wilayah Luwu Raya menjadi sebuah provinsi.
Dalam keterangannya kepada awak media, Pdt. Surianto Musa menyampaikan empat pesan penting kepada seluruh peserta aksi agar perjuangan dilakukan secara tertib, bermartabat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
“Saya mengajak seluruh saudara-saudara seperjuangan untuk tidak kendor dan terus merapatkan barisan dalam memperjuangkan Provinsi Luwu Raya,” ujarnya.
Ia menegaskan agar seluruh massa aksi tidak melakukan tindakan anarkis serta tetap mematuhi aturan dalam menyampaikan aspirasi.
“Jangan bertindak anarki. Tetap patuhi aturan dalam penyampaian aspirasi. Kita ingin menunjukkan bahwa masyarakat Luwu Raya adalah masyarakat yang dewasa dalam berdemokrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga etika dan marwah perjuangan.
“Perjuangan ini harus dilakukan secara bermartabat dan elegan. Kita sedang memperjuangkan masa depan daerah dan generasi kita, jadi caranya pun harus mencerminkan nilai-nilai luhur,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan para peserta aksi untuk menghormati hak-hak masyarakat lain yang tidak terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, khususnya para pengguna jalan dan warga yang sedang mencari nafkah.
“Hargai hak orang lain dan jangan merugikan saudara-saudara kita yang sedang dalam perjalanan atau yang sedang mencari nafkah. Aspirasi kita penting, tetapi kehidupan orang lain juga harus kita hormati,” katanya.
Menurut Pdt. Surianto Musa, pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan langkah strategis guna mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di kawasan Luwu Raya.* FRE














