Anwar Hafid Tegaskan Tak Berambisi Pimpin Asprov PSSI Sulteng, Soroti Pembenahan Sepak Bola Daerah

PALU (DEADLINEWS.COM) – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan pernyataan resmi melalui rilis Humas Provinsi Sulawesi Tengah menanggapi polemik pencalonan dirinya sebagai Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sulawesi Tengah.

Anwar menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi pribadi untuk menduduki jabatan Ketua Asprov PSSI Sulteng. Meski demikian, ia menyambut baik dukungan yang berkembang dan dimaknai sebagai dorongan untuk melakukan pembenahan terhadap tata kelola organisasi sepak bola di Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, apabila pada akhirnya memutuskan untuk maju, maka hal tersebut harus didasarkan pada pemenuhan syarat pencalonan sebagaimana ketentuan yang berlaku, yakni dukungan minimal dari empat Asosiasi Kabupaten (Askab) dan lima klub sepak bola. Anwar menyatakan akan bersikap secara resmi setelah seluruh persyaratan tersebut terpenuhi.

“Saya tidak berambisi sama sekali untuk urusan sepak bola ini, saya hanya ingin daerah Sulawesi Tengah melahirkan 1 atau 2 klub yang memiliki nama secara nasional,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja menuju Kabupaten Banggai Laut, Sabtu (13/12).

Anwar kemudian membandingkan kondisi sepak bola Sulawesi Tengah dengan sejumlah daerah lain, khususnya Sulawesi yang telah memiliki klub kebanggaan di tingkat nasional, yakni PSM Makassar di Sulawesi Selatan. Menurutnya, kondisi ini perlu menjadi bahan refleksi bersama.

“Inilah yang harus di evaluasi secara menyeluruh ada apa dengan persepakbolaan Sulteng selama ini?” tegasnya.

Atas pertimbangan itu, Anwar mengaku terdorong untuk ikut berperan dalam upaya perbaikan dan kemajuan sepak bola Sulawesi Tengah. Ia juga membuka ruang bagi figur lain yang dinilai lebih mampu memajukan dunia sepak bola daerah.

“Jikapun ada dalam proses dinamika menuju pemilihan ASPROV Sulteng pihak yang lebih mampu memajukan dunia sepak bola Sulteng, akan kami dorong jika tidak kami pastikan kami punya visi memajukan Asprov PSSI dengan 3 arah BERANI,” lanjutnya.

Adapun tiga arah BERANI yang ditawarkan Anwar Hafid dalam memajukan sepak bola Sulawesi Tengah meliputi:

Pertama, BERANI Bina dari bawah, yakni penguatan pembinaan atlet sejak usia dini, dimulai dari desa-desa yang memiliki potensi pemain berbakat serta melalui kelas prestasi di tingkat sekolah dasar dan menengah. Menurutnya, sistem pembinaan harus dibenahi secara menyeluruh dari level akar rumput dan pendidikan formal.

Kedua, BERANI Profesional, yaitu pembenahan Askab agar dikelola secara profesional melalui manajemen klub yang baik serta dukungan infrastruktur olahraga yang memadai. Anwar menekankan pentingnya setiap kabupaten memiliki stadion representatif sebagai pusat olahraga masyarakat sekaligus aset daerah, yang dapat diprogramkan oleh pemerintah kabupaten guna meningkatkan martabat Askab.

Ketiga, BERANI menjadikan klub sebagai industri kreatif, di mana klub sepak bola di Sulawesi Tengah tidak lagi bergantung pada pemerintah daerah. Ia membayangkan pengembangan industri jersey dan merchandise klub yang dapat mendorong tumbuhnya sektor ekonomi kreatif, memperkuat kemandirian Askab, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Tiga hal ini, jika kita kelola dengan baik, Insya Allah akan membuat Sepak Bola Sulteng maju dan terdepan dan semakin dicintai oleh rakyat,” pungkas Anwar.* FRE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *