Palu (deadlinews.com) – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menjalin kerja sama strategis dengan PT Ace Energy Service dalam rangka memperkuat keandalan pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan kegiatan sosialisasi serta penandatanganan nota kesepahaman sebagai langkah awal pengembangan energi surya di sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Anwar Hafid menegaskan bahwa Sulawesi Tengah membutuhkan investasi besar di sektor energi, khususnya untuk meningkatkan pasokan listrik melalui pembangkit listrik tenaga surya.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen daerah dalam menurunkan emisi gas rumah kaca guna mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Ini adalah bagian dari perwujudan Berani Menyala, Alhamdulillah mereka mau berinvestasi di beberapa daerah untuk memenuhi pasokan listrik untuk masyarakat. Kerjasama ini menandai bahwa daerah kita sedang memulai langkah besar memiliki sumber daya dari energi baru terbarukan,” ucap Anwar Hafid, Selasa (7/4).
Program pengembangan ini difokuskan pada delapan kabupaten dengan tingkat keandalan listrik yang masih rendah, yakni Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Donggala, Morowali, Tojo Una-Una, Buol, dan Tolitoli. Melalui program ini, pemerintah berharap akses listrik dapat lebih merata hingga ke wilayah terpencil.
Anwar Hafid juga menyatakan optimisme bahwa kerja sama tersebut akan segera direalisasikan, sehingga masyarakat yang belum menikmati aliran listrik secara optimal dapat segera merasakan manfaatnya.
“Saya yakin, kerjasama ini berjalan dengan baik, agar masyarakat di pelosok-pelosok desa bisa mendapatkan pasokan listrik di rumah-rumah mereka,” ungkap Anwar Hafid.
Kerja sama ini merupakan bagian dari program strategis “Berani Menyala” yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat melalui pemanfaatan energi bersih.
Selain meningkatkan kualitas layanan kelistrikan, program ini juga diharapkan mampu mendorong penggunaan energi ramah lingkungan sebagai bagian dari upaya pembangunan berkelanjutan di daerah.* FRE





















