PALU (DEADLINEWS.COM) – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar yang duduk di Komisi XI, Muhidin M. Said, memastikan sisa kurang bayar atau kurang salur Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Provinsi Sulawesi Tengah telah dianggarkan pemerintah.
Kepastian tersebut disampaikan Muhidin M. Said kepada media ini melalui aplikasi WhatsApp, Senin (17/8/26). Namun, ia menyebutkan nilai pasti dana yang akan dicairkan hingga kini belum diketahui.
Meski demikian, Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu memastikan sisa kurang salur DBH tersebut akan dicairkan.
“Sdh dianggarkan cuma kepastian nilainya blm ada, insyaallah dana bagi hasil akan cair tks,” kata Muhidin.
Sisa kurang salur DBH Sulawesi Tengah untuk periode 2023–2026 diperkirakan mencapai sekitar Rp900 miliar. Persoalan tersebut sebelumnya menjadi sorotan sejumlah pihak, termasuk Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah dari Fraksi PKB, Muhammad Safri.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, sebelumnya mengungkapkan bahwa baru sekitar Rp13 miliar yang telah memperoleh kepastian melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK).
Untuk tahun 2023 saja, dana sisa kurang salur DBH disebut mencapai lebih dari Rp100 miliar. Jika akumulasi dihitung hingga 2025, total dana yang belum tersalurkan diperkirakan telah melampaui Rp500 miliar.
“Yang baru keluar PMK itu baru untuk 2023,” kata Anwar Hafid.* FREDI

