Palu (deadlinews.com) – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama, Prof. Dr. H. Lukman Thahir, M.Ag, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), yang merupakan bagian dari program nasional Pemerintah Pusat dalam rangka mewujudkan pembangunan generasi emas Indonesia.
“Program ini sangat positif dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat utamanya di daerah dan pedesaan,” ujar Lukman di Palu, Selasa (9/7).
Rektor UIN Datokarama menilai, pelaksanaan program PKG sangat relevan dan dibutuhkan, terutama oleh masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama yang telah mendukung penuh penyelenggaraan PKG bagi peserta didik di satuan pendidikan Islam.
Menurutnya, keterlibatan Kementerian Agama dalam program ini merupakan bentuk kontribusi nyata dalam upaya mencetak generasi muda yang sehat secara jasmani dan rohani.
“Program ini sangat positif dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat utamanya di daerah dan pedesaan,” ucap Lukman.
PKG sendiri merupakan program strategis pemerintah yang diprakarsai oleh Kementerian Kesehatan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis kepada pelajar, termasuk siswa madrasah dan santri di pesantren.
Program ini melibatkan sinergi lintas kementerian, seperti Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dengan target menjangkau hingga 50 juta anak di seluruh Indonesia.
“Tentu dengan dukungan penuh dari Kementerian Agama, maka 11 juta siswa madrasah dan santri se-Indonesia yang dibina oleh Kemenag, akan mendapat pelayanan kesehatan gratis melalui program PKG,” kata Lukman.
Lebih lanjut, Lukman menyatakan bahwa UIN Datokarama siap mengambil peran aktif dalam mendukung keberhasilan program ini.
Institusi yang ia pimpin akan menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra dan pemangku kepentingan untuk menyosialisasikan pentingnya pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.
“Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama, maka UIN Datokarama akan melibatkan beberapa mitra dan stakeholder untuk menyosialisasikan kepada masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan,” sebutnya.
Ia berharap, dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan, partisipasi terutama dari kalangan generasi muda akan turut meningkat.
“Pemeriksaan kesehatan ini menjadi satu pendekatan deteksi awal atau deteksi dini penyakit. Sehingga apabila ditemukan gangguan kesehatan fisik, maka langkah penanganan akan segera diambil atau dapat dilakukan lebih cepat,” ucapnya.
Sebagai penutup, Lukman mengimbau kepada seluruh generasi muda serta para pemangku kepentingan untuk turut menyukseskan pelaksanaan program PKG, khususnya di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Tidak perlu takut dan malu untuk memeriksakan kesehatan tubuh, karena penyakit bukan aib,” ungkapnya.*
(dii)















