PALU (DEADLINEWS.COM) – Dedikasi seorang guru di pelosok Sulawesi Tengah, Najib Nadir, yang sempat viral karena memperbaiki sendiri pintu kelas yang rusak demi kenyamanan belajar siswa, akhirnya mendapatkan perhatian dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tengah melalui kegiatan Semarak Sulteng Nambaso. Pada momen tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny Lamadjido memberikan penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian Najib Nadir yang bertugas di wilayah terpencil.
Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, pada Jumat (17/4). Pemberian apresiasi ini menjadi simbol kepedulian pemerintah terhadap para guru yang tetap menjalankan tugas di tengah keterbatasan sarana dan prasarana.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan perhatian dalam momen HUT Sulteng ini. Bagi kami, ini bukan hanya penghargaan, tetapi juga penyemangat untuk terus mengabdi, khususnya di daerah terpencil dengan segala keterbatasan,” ujar Najib Nadir.
Ia juga mengaku sempat merasa heran atas perhatian yang diberikan, mengingat kewenangan sekolah dasar berada pada pemerintah daerah.
“Awalnya kami juga sedikit heran karena memang tahu kalau SD berada di bawah wewenang pemerintah daerah. Namun kami berpikir, mungkin ini adalah bentuk kepedulian Pemprov terhadap pendidikan di Sulawesi Tengah, agar kami bisa berdampak lebih luas dan tidak terlalu kaku dalam melihat batasan administrasi,” tambahnya.
Sebelumnya, Najib Nadir menjadi perhatian publik setelah aksinya memperbaiki pintu kelas yang rusak akibat sering dimasuki hewan ternak. Kondisi tersebut sempat mengganggu proses belajar mengajar. Dengan peralatan sederhana, ia berinisiatif melakukan perbaikan agar ruang kelas kembali layak digunakan.
Kisah tersebut mencerminkan realitas yang masih dihadapi sejumlah sekolah di daerah terpencil, sekaligus menunjukkan komitmen tinggi tenaga pendidik dalam menjalankan tugasnya.
Melalui program Berani Cerdas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di bawah kepemimpinan gubernur dan wakil gubernur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kolaborasi antar kabupaten dan kota, guna mewujudkan generasi emas di masa mendatang.
Pengabdian Najib Nadir menjadi pengingat bahwa di tengah berbagai keterbatasan, masih banyak guru yang bekerja dalam senyap namun memberikan kontribusi besar bagi masa depan generasi bangsa.* FRE

















