Peletakan Batu Pertama Museum Media Siber Indonesia Warnai HPN 2026 di Serang Banten 

SERANG (DEADLINEWS.COM) – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten menorehkan catatan penting dalam sejarah pers nasional melalui pelaksanaan peletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia di Kota Serang, Provinsi Banten. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam upaya merekam perjalanan serta kontribusi pers digital di Indonesia.

Prosesi peletakan batu pertama dihadiri oleh Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Wakil Gubernur Banten, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Banten, serta unsur Dewan Pers. Turut hadir secara langsung Muhammad Jazuli selaku Anggota Dewan Pers sekaligus Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers, serta Yogi Hadi Ismanto sebagai Anggota Dewan Pers dan Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers periode 2025–2028. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua SMSI provinsi se-Indonesia, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.

Ketua Umum SMSI menegaskan bahwa pembangunan Museum Media Siber Indonesia merupakan warisan nasional HPN 2026 sekaligus bentuk apresiasi terhadap peran strategis pers siber dalam perkembangan sejarah pers Indonesia.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi pembangunan memori kolektif pers digital nasional. Museum Media Siber Indonesia akan menjadi pusat edukasi, literasi media, dan refleksi perjalanan pers siber dari masa ke masa,” tegasnya.

Wakil Gubernur Banten menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembangunan museum tersebut. Ia menilai keberadaan Museum Media Siber Indonesia akan memperkuat posisi Banten sebagai bagian penting dalam perjalanan sejarah pers nasional.

Sementara itu, Muhammad Jazuli memandang pembangunan Museum Media Siber Indonesia sebagai langkah strategis untuk menjaga etika serta profesionalisme pers di era digital.

“Pers siber berkembang sangat cepat. Museum ini penting sebagai ruang pembelajaran etika, tanggung jawab, dan profesionalisme jurnalistik bagi generasi pers ke depan,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan Yogi Hadi Ismanto yang menekankan pentingnya pendataan serta dokumentasi sejarah pers siber secara sistematis dan berkelanjutan.

“Museum Media Siber Indonesia akan menjadi pusat dokumentasi perjalanan pers digital nasional, sekaligus referensi penting bagi penguatan ekosistem pers yang sehat dan terverifikasi,” katanya.

Peletakan batu pertama pembangunan Museum Media Siber Indonesia menjadi salah satu agenda strategis dalam rangkaian HPN 2026 di Banten, setelah sebelumnya dilakukan peresmian Monumen Media Siber Indonesia. Rangkaian kegiatan tersebut menegaskan bahwa HPN 2026 tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan meninggalkan warisan historis yang nyata bagi perkembangan pers nasional.* FRE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *