PALU (DEADLINEWS.COM) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) memaparkan progres implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di hadapan Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas dalam Rakor Produk Hukum Daerah Sulteng, Jumat (21/11).
Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Sulawesi Tengah sedang mempercepat pelaksanaan lima prioritas utama, mulai dari makan bergizi gratis hingga penguatan sektor hukum.
Untuk itu, Anwar meminta bupati/wali kota agar tidak lagi terjebak pada polemik efisiensi anggaran, melainkan fokus memaksimalkan peluang pendanaan pusat.
“Program makan bergizi gratis akan memberikan multiplier effect luar biasa. Dalam tiga bulan ke depan, seluruh progres akan kami laporkan kembali kepada pemerintah pusat,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Awnar juga memaparkan capaian program unggulan 9 BERANI, seperti beasiswa “Berani Cerdas” yang telah menjangkau hampir 19.000 penerima, layanan kesehatan cukup dengan KTP yang telah dimanfaatkan lebih dari 130 ribu warga, serta pembebasan pungutan sekolah bagi SMA/SMK, SLB, dan MAN yang berlaku mulai 2026.
Untuk jaminan sosial, Pemprov menargetkan peningkatan cakupan BPJS Ketenagakerjaan dari 18 persen menjadi 71 persen pada 2025.
Rakor ini turut memperlihatkan komitmen pemerintah pusat melalui apresiasi yang disampaikan Menteri Supratman.
Ia menekankan perlunya kolaborasi Kemenkumham dan Kemendagri dalam memperkuat perangkat hukum daerah, termasuk penerapan AI.* FRE














