Palu (deadlinews.com) – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir 2025 yang berlangsung di JCC Kota Palu, Jumat (30/10).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Sulawesi Tengah yang berhasil menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah penyelenggara ajang olahraga tingkat nasional dengan partisipasi luas dari berbagai provinsi di Indonesia.
Ketua Panitia Pelaksana, Wahyu Nugraha, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kejurnas Tinju Amatir 2025 diikuti oleh 189 atlet dari 17 provinsi di Tanah Air, mencakup tiga kategori, yaitu Youth, Junior, serta School Boys & Girls.
Provinsi Maluku Utara keluar sebagai juara umum dengan perolehan sembilan medali emas dan enam perunggu. Selain pertandingan, ajang ini turut dirangkaikan dengan pelatihan nasional bagi calon pelatih serta wasit-hakim, yang diikuti oleh 37 calon pelatih nasional dan 31 calon wasit-hakim dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, KONI Sulteng, dan Dispora Sulteng atas dukungan moril dan material yang memungkinkan terselenggaranya kejuaraan ini dengan sukses.
Ia juga menuturkan kembali pernyataan Ketua Umum PB Pertina, Hillary Brigita Lasut, yang turut hadir pada pembukaan Kejurnas dan memberikan pujian terhadap penyelenggaraan serta fasilitas di Palu.
“Beliau mengatakan belum pernah melihat venue seindah dan sekomplit ini, dan menilai Sulawesi Tengah memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet tinju berprestasi nasional bahkan internasional,” ucap Wahyu.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari atlet, pelatih, wasit, panitia, hingga masyarakat Sulawesi Tengah, atas dukungan dan partisipasi mereka dalam menyukseskan Kejurnas Tinju Amatir 2025.
“Melalui olahraga, kita belajar tentang arti kerja keras, disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah. Kemenangan bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga tentang keberanian dan tekad untuk terus berjuang,” ujar Wagub.
Lebih lanjut, dr. Reny menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama KONI dan Dispora untuk terus meningkatkan sarana serta fasilitas olahraga demi mendukung pembinaan atlet muda berbakat di daerah ini.
Ia juga mendorong para atlet agar menjadikan pengalaman di ajang nasional tersebut sebagai motivasi untuk terus berlatih dan menorehkan prestasi yang lebih tinggi.
“Bagi yang telah meraih medali, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena setiap pengalaman adalah pelajaran berharga untuk meraih kesuksesan berikutnya,” tambahnya.
Menutup sambutannya, dr. Reny menyampaikan terima kasih kepada PB Pertina, KONI, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Kejurnas ini.
“Semoga kerja sama dan kebersamaan ini terus berlanjut demi kemajuan olahraga nasional, dan semoga semangat olahraga tetap menyala di hati kita semua,” jelasnya.
Ketua Pertina Sulawesi Tengah sekaligus Ketua KONI Sulawesi Tengah, Fathur Razaq, juga menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan penyelenggaraan Kejurnas di Kota Palu.
Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras, koordinasi yang solid, serta dukungan penuh masyarakat Sulawesi Tengah.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pembinaan atlet, memperkuat fasilitas, dan membuka lebih banyak ruang bagi anak-anak muda untuk berprestasi,” ujarnya.* FRE













