Palu (deadlinews.com) – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Henri Kusuma Muhidin, yang mewakili Ketua DPRD Sulteng, menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Palu. Kehadiran tersebut menjadi momentum penegasan komitmen DPRD dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya para pekerja.
Kegiatan yang digelar di Milenium Waterpark, Jalan Emmy Saelan, Minggu (3/5/26), berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, Wakil Gubernur Reny A. Lamadjido, unsur Forkopimda, organisasi buruh, serta jajaran kepala OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Henri menegaskan komitmen kuat lembaga legislatif dalam mengawal setiap kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. “ Yang jelas komitmen kami adalah bagaimana setiap kegesi benar benar untuk kepentingan rakyat, “ kata politisi Partai Golkar itu.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua Komisi IV DPRD Sulteng Hidayat Pakamundi, Sekretaris DPRD (Sekwan) Sadly Lesnusa, Ketua Apindo Sulteng Wijaya Chandra, serta perwakilan organisasi buruh.
Usai kegiatan, Henri menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang dinilai konsisten dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga kerja.
“Kami di DPRD Sulteng mengapresiasi komitmen Gubernur dan jajaran pemerintah daerah yang terus menghadirkan kebijakan nyata untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya tenaga kerja,” tegas Henri.
Ia menambahkan bahwa fokus pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi serta memberikan perhatian serius kepada tenaga kerja merupakan langkah strategis yang perlu didukung bersama.
Henri juga memastikan bahwa DPRD Sulteng akan terus berperan aktif dalam mengawal kebijakan agar tetap berpihak kepada rakyat.
“Kami akan terus mendukung kebijakan yang pro rakyat dan memastikan sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin solid demi kemajuan Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan May Day 2026 diawali dengan pembukaan resmi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa bersama, laporan panitia, serta penyampaian aspirasi dari perwakilan buruh. Suasana kebersamaan semakin terasa melalui hiburan rakyat yang menjadi simbol solidaritas antarpekerja.
Peringatan Hari Buruh tahun ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja di Sulawesi Tengah. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian berbagai door prize.* FRE





















