Pemprov Sulteng dan Pemkab Sigi Siap Luncurkan Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan Skema MYC

Palu (deadlinews.com) – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Sigi dijadwalkan melaksanakan peluncuran pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Lapangan Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, pada Minggu (7/6). Kegiatan yang akan dimulai pukul 07.30 WITA tersebut menjadi penanda dimulainya sejumlah proyek strategis infrastruktur daerah.

Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (Binatarung) Sulawesi Tengah, Dr. Faidul Keteng, mengatakan peluncuran tersebut sekaligus menandai dimulainya pekerjaan rekonstruksi Ruas Jalan Palu–Kulawi yang dikerjakan melalui skema Multi Years Contract (MYC).

“Ini adalah salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yakni BERANI LANCAR Sulteng NAMBASO untuk memperkuat konektivitas antar daerah dan mendukung percepatan pembangunan wilayah,” jelas Faidul, Jumat (5/6).

Menurutnya, kegiatan tersebut akan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid bersama Wakil Gubernur dr. Reny A. Lamadjido, Bupati Sigi Muhammad Rizal Intjenae, serta dihadiri unsur Forkopimda, jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat dari sejumlah wilayah di Kabupaten Sigi.

Faidul menilai pemilihan Kabupaten Sigi sebagai lokasi peluncuran memiliki nilai strategis karena Ruas Jalan Palu–Kulawi merupakan jalur utama yang menghubungkan Kota Palu dengan sejumlah kawasan produktif di Kabupaten Sigi dan wilayah hinterland Sulawesi Tengah.

“Pemilihan Kabupaten Sigi sebagai lokasi pelaksanaan seremoni pembangunan dinilai memiliki makna strategis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan infrastruktur yang memadai di jalur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.

“Keberadaan infrastruktur yang memadai di jalur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi lainnya,” sebutnya.

Melalui proyek rekonstruksi tersebut, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan yang lebih aman, nyaman, serta berkelanjutan.

“Infrastruktur yang lebih baik diyakini akan mempercepat mobilitas warga, menekan biaya transportasi, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi baru di daerah yang dilintasi,” katanya.

Pada 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memprioritaskan pembangunan 12 ruas jalan utama melalui skema MYC dengan total anggaran mencapai Rp604,829 miliar.

“Program ini mencakup pembangunan jalan di berbagai kabupaten dengan tujuan pemerataan infrastruktur dan peningkatan aksesibilitas antar wilayah,” ungkap Faidul.

Adapun sejumlah ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan meliputi Ruas Tomata di Kabupaten Morowali Utara, Palu–Kulawi di Kabupaten Sigi, Tonusu, Meko–Pendolo, kawasan Dataran Bulan di Kabupaten Tojo Una-Una, Ruas Air Terang di Kabupaten Buol, serta pembangunan dan penggantian jembatan sepanjang 30 meter di Kabupaten Banggai Laut.

Seluruh proyek tersebut mulai dikerjakan pada tahun 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2027.

“Dengan adanya program ini, diharapkan konektivitas wilayah di Sulawesi Tengah semakin meningkat serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara merata,” harapnya.

Faidul menambahkan, program multiyears tersebut merupakan bagian dari implementasi Program BERANI LANCAR yang bertujuan menghubungkan berbagai wilayah di Sulawesi Tengah sehingga mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru dan mempermudah mobilitas masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menegaskan bahwa peluncuran proyek MYC di Kabupaten Sigi telah dipersiapkan bersama Pemerintah Kabupaten Sigi.

“Kita persiapkan dengan bupati sigi bapak Muh. Rizal Itjenai launcing semua multiyears pengerjaan jalan di wilayah Sigi,” kata Anwar Hafid.

Menurut gubernur, pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah penyangga pertumbuhan ekonomi.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga akan menghadirkan pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah turut menghadirkan Pasar Murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” kata Anwar Hafid.

Ia berharap program tersebut dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan groundbreaking sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok warga.

Dalam surat undangan resmi yang ditandatangani Gubernur Sulawesi Tengah, pemerintah juga meminta dukungan para camat dan kepala desa untuk mengoordinasikan masyarakat di wilayah masing-masing agar turut hadir menyaksikan dimulainya pembangunan infrastruktur tersebut.

“Pemerintah berharap kehadiran masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan Kabupaten Sigi dan Sulawesi Tengah secara keseluruhan,” pungkasnya.* FRE

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *