Morowali (deadlinews.com) – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, melaksanakan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) di Desa Lambelu, Kecamatan Bumi Raya, Kabupaten Morowali, pada Sabtu (4/10).
Kunjungan tersebut difokuskan pada dialog bersama masyarakat guna membahas berbagai isu strategis yang dihadapi desa, terutama mengenai upaya swasembada pangan, pembangunan jaringan irigasi, serta peningkatan infrastruktur jalan tani.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Lambelu, Babinsa setempat, tokoh masyarakat Ahmad Efendi, serta puluhan warga yang antusias menyampaikan aspirasi mereka.
Dalam forum dialog, masyarakat menyoroti pentingnya dukungan pemerintah untuk memperkuat kemandirian pangan desa.
Mereka berharap adanya peningkatan fasilitas irigasi, mengingat sebagian besar lahan pertanian masih bergantung pada curah hujan.
Selain itu, kondisi jalan tani yang belum memadai juga menjadi perhatian, karena menyulitkan petani mengangkut hasil panen ke pusat distribusi.
Menanggapi hal tersebut, Syarifudin Hafid menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam memperkuat sektor pertanian rakyat.
Menurutnya, swasembada pangan hanya dapat tercapai apabila petani memiliki akses air yang memadai dan infrastruktur pertanian yang baik.
“Kita ingin desa-desa seperti Lambelu bisa mandiri pangan. Itu membutuhkan irigasi yang baik agar sawah tidak bergantung pada musim hujan. Begitu juga jalan tani, kalau infrastruktur ini diperbaiki, petani akan lebih mudah memasarkan hasil panennya,” ujar Syarifudin.
Ia menambahkan bahwa seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam kunjungan tersebut akan dibawa ke tingkat pembahasan provinsi, untuk dijadikan rekomendasi dalam perumusan program pembangunan daerah ke depan.
Tokoh masyarakat Lambelu, Ahmad Efendi, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Wakil Ketua DPRD Sulteng.
Ia menilai kunjungan tersebut mencerminkan kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat desa.
“Kami berharap apa yang disampaikan warga tadi bisa ditindaklanjuti, khususnya pembangunan irigasi dan jalan tani yang sangat mendesak,” ucapnya.
Kegiatan kundapil tersebut ditutup dengan sesi dialog terbuka, di mana warga secara bergantian menyampaikan masukan dan harapan mereka.
Kehadiran Syarifudin Hafid di Desa Lambelu diharapkan dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam memperjuangkan pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.*
Fredi














