PALU (DEADLINEWS.COM) – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny Lamadjido, mengimbau para pelaku usaha jasa konsultan agar menghindari praktik monopoli proyek serta membangun iklim usaha yang adil dan berkelanjutan. Ia mendorong terciptanya semangat kolaborasi antar pelaku usaha guna mendukung pemerataan ekonomi.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka secara resmi Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-11 Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sulawesi Tengah Tahun 2026 di Hotel Gran Sya, Palu, Kamis (12/2).
“Harus berbagi ke teman-teman konsultan lain supaya bisa sama-sama hidup dan sejahtera,” tegasnya yang tidak mentolerir praktik monopoli usaha.
Selain mendorong kolaborasi, Reny juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi dan standar teknis dalam menjalankan pekerjaan konsultansi. Menurutnya, ketaatan terhadap ketentuan hukum dapat meminimalkan potensi persoalan yang timbul akibat kelalaian administratif.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendorong lahirnya regulasi daerah yang memberikan perlindungan sekaligus ruang penguatan bagi konsultan lokal. Kebijakan ini diharapkan menjadi bentuk afirmasi agar pelaku usaha daerah mampu bersaing dan berperan aktif dalam pembangunan wilayah.
“Mari kita bersinergi dengan Pemda secara profesional,” ajaknya.
Usulan terkait kebutuhan payung hukum tersebut sejalan dengan aspirasi Ketua INKINDO Sulawesi Tengah, Ir. Saiful Pagesa, S.Hut., yang mengungkapkan bahwa sebagian besar anggota masih berada pada kategori kualifikasi kecil, sementara banyak paket pekerjaan mensyaratkan klasifikasi besar.
Situasi tersebut menyebabkan konsultan lokal kerap terkendala dalam mengikuti kompetisi proyek karena terbentur persyaratan administratif.
“Sempit sekali ruang yang tersisa bagi konsultan lokal untuk berpartisipasi,” ungkapnya yang berharap ada keberpihakan dari pemerintah untuk konsultan lokal.
Pandangan serupa disampaikan Ketua Umum INKINDO, Erie Heryadi, yang mendorong pemerintah daerah bersama INKINDO Sulawesi Tengah mencontoh praktik di Provinsi Sulawesi Selatan yang telah memiliki regulasi perlindungan bagi konsultan lokal.
“Kami mohon bantuan Ibu Wagub agar anggota INKINDO bisa terus berkarya dengan baik,” sambungnya agar konsultan lokal bisa diberdayakan dengan optimal.
Pembukaan Musprov ke-11 ditandai dengan prosesi pemukulan gong oleh Wakil Gubernur. Agenda utama kegiatan tersebut adalah pemilihan Ketua DPP INKINDO Sulawesi Tengah untuk masa bakti berikutnya.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan INKINDO dari Sulawesi Selatan, Papua, dan Jawa Timur, mitra usaha, pimpinan organisasi perangkat daerah, serta undangan terkait.* FRE














