Luwu Utara (deadlinews.com) – Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, Husain, memanfaatkan momentum peringatan Hari Perlawanan Rakyat Luwu ke-80 untuk menyerukan percepatan pembentukan Provinsi Luwu Raya.
Seruan tersebut disampaikan dalam aksi damai perjuangan Provinsi Luwu Raya yang digelar pada Jumat (23/1) di Monumen Masamba Affair, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan heroik rakyat Luwu melawan penjajahan.
Dalam orasinya, Husain menegaskan bahwa perjuangan rakyat Luwu memiliki peran penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Ia mengingatkan bahwa jasa para pejuang Luwu mendapatkan pengakuan langsung dari pemerintah pusat pada masa awal kemerdekaan.
Menurutnya, Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta kala itu menganugerahkan bintang kehormatan gerilya kepada para pejuang Luwu atas keberanian mereka melawan penjajah.
“Sejarah mencatat, Tana Luwu merupakan wilayah yang memiliki jasa besar bagi Republik Indonesia. Bahkan pada saat itu, Tana Luwu diberikan hak istimewa karena menjadi kerajaan kedua yang secara resmi menyatakan sikap bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia setelah Yogyakarta,” ujar Husain di hadapan massa aksi.
Lebih lanjut, Husain menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan tersebut harus menjadi dasar moral dan historis dalam mendorong pemekaran Provinsi Luwu Raya. Ia menilai, pemekaran tidak hanya sebatas tuntutan administratif, tetapi merupakan bagian dari kelanjutan cita-cita perjuangan demi mewujudkan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di wilayah Luwu Raya.
“Kami bersama segenap unsur DPRD se-Luwu Raya akan segera menghadapkan Datu Luwu kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong percepatan pemekaran Provinsi Luwu Raya,” tegasnya.
Ia berharap pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap aspirasi masyarakat Luwu Raya, mengingat kuatnya landasan sejarah, sosial, dan kultural yang dimiliki kawasan tersebut sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.* FRE














