PAIR Sulawesi Dorong Riset Kebijakan Publik Berbasis Perubahan Iklim dan Kesehatan

Palu (deadlinews.com) – Tim Partnership for Australia–Indonesia Research (PAIR) Sulawesi melakukan audiensi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah di Kantor Gubernur, Selasa (30/9).

Kolaborasi riset lintas negara ini melibatkan University of Melbourne, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Hasanuddin (Unhas), dengan fokus pada penguatan kebijakan publik berbasis penelitian.

Ketua Tim PAIR Sulawesi, Rini Rachmawaty, menjelaskan bahwa penelitian akan dilaksanakan selama dua tahun dengan dukungan dana hibah internasional.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang telah memberikan ruang bagi pelaksanaan riset ini.

Menurut Rini, fokus utama penelitian diarahkan pada isu perubahan iklim untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang adaptif, inklusif, dan berkelanjutan.

Pendekatan inklusivitas akan memberi perhatian khusus pada kelompok rentan seperti perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.

Selain isu iklim, penelitian juga menyoroti aspek kesehatan masyarakat, terutama terkait kasus diare dan demam berdarah yang masih menjadi tantangan di Sulawesi Tengah.

Hasil riset diharapkan mampu memperkuat strategi kebijakan kesehatan sekaligus meningkatkan ketahanan sosial masyarakat.

“Kolaborasi ini membutuhkan kerja sama lintas pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, maupun masyarakat, agar hasil riset benar-benar memberikan dampak nyata,” ujar Rini.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyambut baik inisiatif riset kolaboratif Indonesia–Australia ini, seraya berharap hasil penelitian dapat mendukung pembangunan daerah yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*

Fredi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *