Palu (deadlinews.com) – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima audiensi Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Zulfinasran, di ruang kerjanya pada Rabu (17/9).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah program strategis, mulai dari penguatan kelembagaan ekonomi daerah, kolaborasi pemasaran hasil pertanian, hingga penanganan kesehatan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Zulfinasran menjelaskan rencana kolaborasi Pemkab Parigi Moutong bersama Koperasi Merah Putih dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) guna memperkuat distribusi hasil pertanian masyarakat.
Skema ini memungkinkan petani menjual hasil panen melalui koperasi dengan harga yang lebih stabil, sementara Bumdes bertugas memperluas pasar ke lintas daerah maupun industri manufaktur.
“Dengan platform ini, petani kita akan lebih mudah mendapatkan kepastian harga dan akses pasar. Koperasi menjadi pintu penjualan, sementara Bumdes membantu memperluas jaringan pasar,” ujar Zulfinasran.
Selain itu, ia juga menyampaikan perkembangan upaya penanganan kesehatan di Parigi Moutong, khususnya terkait pengendalian malaria.
Zulfinasran melaporkan kebutuhan tambahan rapid test dan pentingnya penyelidikan epidemiologi agar penanganan lebih tepat sasaran.
Ia menambahkan bahwa Pemkab Parimo bersama pemerintah desa telah menyiapkan dukungan anggaran untuk memperkuat intervensi kesehatan di wilayah terdampak.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi terhadap langkah inovatif Pemkab Parigi Moutong dalam membangun ekosistem distribusi pangan berbasis koperasi.
“Saya sangat mengapresiasi langkah ini. Jika petani kita terlindungi dari gejolak harga dan punya akses pasar yang jelas, maka kesejahteraan mereka bisa meningkat. Pemerintah provinsi tentu siap mendukung dan mengawal agar sistem ini berjalan efektif,” tegas Anwar.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, terutama di bidang kesehatan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, pusat, hingga masyarakat desa mutlak diperlukan agar intervensi kesehatan berjalan efektif.
“Kesehatan masyarakat adalah prioritas. Kita akan pastikan ketersediaan sarana dan dukungan yang dibutuhkan, agar setiap daerah mampu mengendalikan masalah kesehatan secara cepat,” tambahnya.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat komunikasi dan sinergi program antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, baik di sektor ekonomi maupun dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat.*
Fredi





















